5 Mar 2011

Carita- carita okkots ...

Mila and Makassar Driver:
Waktu itu Mila sedang berada di Makassar dalam rangka tugas kantor. Dan kantornya menyewa sebuah mobil untuk mobilitas  Mila di Makassar. Dan inilah cuplikan percakapan Mila dan si Daeng pengemudi mobil:
Mila : Pak, sepertinya ban nya ada yang salah deh?
Daeng : Apanya Bu?
Mila : Ban nya Pak…..


Daeng : Ban yang mana Bu. Ban Danamong, Ban Mandiri atau Ban BNI….. (diucapkan dengan polos sambil konsentrasi menyetir)
Mila : ???!!!!??? (Pengen ngakak tapi gak enak sama si Driver).

Desperate Housewife and the Makassar Husband.
Cerita ini tentang seorang istri yang menggugat cerai suaminya yang orang Makassar. Pada saat persidangan, terjadi tanya jawab antara si Istri (I), Suami yang orang Makassar (SyoM) dengan Pak Hakimyang bukan orang Makassar (HyboM).
HyboM : Ibu yakin mau menceraikan suami ibu?
I : Yakin pak 100%
HyboM : Kenapa sih, ibu ngotot banget menceraikan suami ibu?
Karena masih gak rela digugat cerai istrinya, sang suami langsung membela diri tanpa memberi kesempatan istrinya untuk menjawab:
SyoM : Saya juga heran ini pak Hakim, kenapa istri saya mau menceraikan saya. Sudah saya GANTEN, banyak UAN, ada mobil KIJAN, apa lagi YAN KURAN?
I : Kurang huruf “G”, pak Hakim. (Dengan wajah pasrah).
HyboM : ??????? (Sepertinya pak Hakim BINGUN).

A Rock Band Addressing Their Fans
Sebuah band rock lokal sedang manggung di lapangan karebosi (salah satu landmark kota Makassar). Lapangan Karebosi sudah penuh dengan penonton saat band ini mulai manggung. Bermaksud menyapa para penggemar, sang vokalis mulai berkomunikasi dengan penonton dengan gaya yang jumawa.
Vokalis : SEMUANYA, MANA SUARANYA??? (terian kencang Sambil mengangkat tangan ke udara)
Penonton : *&^%***&^&^&*&*&^&^^% (semuanya berteriak lantang tak kalah garangnya)
Vokalis : BAGAIMANA YAN DI UJUUUUUUUUUUUN ???????
Penonton : (serentak dan kompak menjawab) AMAAAAAAAAAAAAAAAANG !!!!!

dalam sebuah seminar nasional di bandung, seorang peserta dari Makassar menghadap ke meja registrasi. terjadi percakapan sebagai berikut :
Petugas Registrasi (PR) : namanya siapa pak ?
Bapak dr Makassar (BdM) : SyarifuddinG, tapi tidak pake G
PR : ????..maksudnya pak..?
BdM : ya SyarifuddinG, tapi tidak pake G
PR : ????&&%%**$$$>????? (tambah bingung, hehehe)
yah, mo mi diapa..ini tommi khasnya orang SulSel, memang harus dipertahankan jugua..
oh ya satu lagi, di jamannya Beddu Amang, beliau dulu pernah ditanya salah seorang wartawan, tanya si wartawan ” pak katanya orang SulSel itu suka nambah2in G di belakang kalimat berakhiran N yang pak ?”. Dengan cepat dan tegas Beddu Amang menjawab, ” Ah..tidak…itu dulu, sekarang lainG..!!”, hahaha..benar atau tidaknya, Wallahu Alam..
sumber : okkots.com

0 komentar:

Posting Komentar